Etika dan Profesionalisme
Tugas 1 Etika dan
Profesionalisme TSI
1. Jelaskan
faktor-faktor apa saja yang menyebabkan terjadinya pelanggaran etika dalam
teknologi sistem informasi!
Salah satu faktor
penyebab pelanggaran etika dalam teknologi sistem informasi adalah makin
merebaknya penggunaan internet. Jaringan luas komputer tanpa disadari para
pemiliknya di sewakan kepada spammer (penyebar email komersial) froudster
(pencipta setus tipuan), dan penyabot digital.
Terminal2 jaringan
telah terinfeksi virus komputer, yang mengubah komputer menjadi zombie
contohnya di bandung banyak warnet yang menjadi sarang kejahatan komputer. Faktor
lain yang menjadi pemicu adalah makin merebaknya intelektual yang tidak
beretika.
Faktor penyebab pelanggaran kode etik profesi teknologi
informasi :
1)
Tidak
berjalannya control dan pengawasan dari masyarakat.
2)
Organisasi
profesi tidak di lengkapi denga sarana dan mekanisme bagi masyarakat untuk
menyampaikan keluhan.
3)
Rendahnya
pengetahuan masyarakat mengenai substansi kode etik profesi, karena buruknya
pelayanan sosialisasi dari pihak prepesi sendiri.
4)
Belum
terbentuknya kultur dan kesadaran dari para pengemban profesi IT untuk menjaga
martabat luhur profesinya.
5)
Tidak
adanya kesadaran etis da moralitas diantara para pengemban profesi TI untuk
menjaga martabat luhur profesinya.
2. Bagaimana
cara untuk mengurangi pelanggaran etika dalam teknologi sistem informasi,
jelaskan!
Dengan
beberapa cara, pelanggaran etika dalam teknologi sistem informasi dapat
dikurangi, yaitu :
1)
Mempertimbangkan pemakaian teknologi
informasi dalam pendidikan, khususnya untuk anak dibawah umur yang masih harus
dalam pengawasan teknologi informasi dan menganalisis untung rugi pemakaiannya.
2)
Untuk mencegah kecanduan, orang tua perlu
membuat kesepakatan dengan anak soal waktu pemakaian komputer. Sehingga pada
usia yang lebih besar, diharapkan anak sudah dapat mengatur waktu dengan baik.
3)
Tidak menjadikan teknologi informasi sebagai
media atau sarana satu-satunya dalam pembelajaran. Misalnya tidak hanya
mendownload e-book, tetapi masih tetap membeli buku-buku cetak, tidak hanya
berkunjung ke digital library namun juga masih berkunjung ke perpustakaan.
3. Berikan
contoh pelanggaran eteknologi informasia teknologi sistem informasi dalam
kehidupan sehari-hari bagaimana cara penanggulangannya!
Contoh
kasus :
Dengan
berkembangnya teknologi informasi saat ini, hal apapun kini harus menggunakan
email untuk pendaftaran atau melakukan hal lainnya seperti pembayaran kebutuhan
sehari-hari. Memberitahukan seseorang tentang password pribadi milik orang lain
yang merupakan akun yang tidak dapat dipindah-tangankan. Sehingga akun dapat
disalah gunakan sebagai tindak kejahatan.
Penanggulangannya
:
Dengan
menjaga kerahasiaan password akun sehingga tidak disalah gunakan. Jangan pernah
mencatat password akun penting ditempat yang mudah orang lain lihat, jangan
memberi tahukan password ke orang lain baik itu orang terpercaya ataupun tidak
dan gunakan pengamanan ganda pada akun yang bersangkutan.
Pengantar Telematika (Tugas 3)
1. Jelaskan
bagaimana cara pengamanan layanan telematika dilihat dari aspek jaringan
komputernya baik yang menggunakan kabel maupun tanpa kabel (wireless)!
Cara pengamanan layanan
telematika yang dilihat dari aspek jaringan computer yang menggunakan kabel
atau wirelese itu ada 4 yaitu :
A. Layanan
Informasi
Pengertian layanan informasi
adalah penyampaian berbagai informasi kepada sasaran layanan agar individu
dapat memanfaatkan informasi tersebut demi kepentingan hidup dan
perkembangannya. Informasi yang disajikan dapat berupa teks, gambar, audio,
maupun video. Beberapa contoh dari layanan informasi adalah :
1) GPS
2) Telematik Terminal
3)Jasa Pelayanan Internet
B. Layanan
Keamanan
Layanan keamanan adalah
suatu yang sangat penting untuk menjaga agar suatu data dalam jaringan tidak
mudahterhapus atau hilang. Sistem dari keamanan ini juga membantu untuk
mengamankan jaringan tanpa menghalangi penggunaannya dan menempatkan antisipasi
ketika jaringan berhasil ditembus. Keamanan jaringan di sini adalah memberikan
peningkatan keamanan tertentu untuk jaringan serta untuk memantau dan
memberikan informasi jika sesuatu berjalan tidak seharusnya.
C. Layanan
Context – Aware – Event Base
Context Aware atau istilah
lainnya context-awareness diperkenalkan oleh Schilit pada tahun 1994, dengan
gagasan yang menyatakan bahwa perangkat komputer memiliki kepekaan dan dapat
bereaksi terhadap lingkungan sekitarnya berdasarkan informasi dan aturan-aturan
tertentu yang tersimpan di dalam perangkat.
Istilah context-awareness
mengacu kepada kemampuan layanan network untuk mengetahui berbagai konteks,
yaitu kumpulan parameter yang relevan dari pengguna (user) dan penggunaan
network itu, serta memberikan layanan yang sesuai dengan parameter-parameter
itu. Beberapa konteks yang dapat digunakan yaitu lokasi user, data dasar user,
berbagai preferensi user, jenis dan kemampuan terminal yang digunakan user.
D. Layanan
Perbaikan Sumber
Layanan perbaikan sumber
yang dimaksud adalah layanan perbaikan dalam sumber daya manusia (SDM). SDM
telematika adalah orang yang melakukan aktivitas yang berhubungan dengan
telekomunikasi, media, dan informatika sebagai pengelola, pengembang, pendidik,
dan pengguna di lingkungan pemerintah, dunia usaha, lembaga pendidikan, dan
masyarakat pada umumnya.
Konsep pengembangan sumber
daya manusia di bidang telematika ditujukan untuk meningkatkan kualitas,
kuantitas dan pendayagunaan SDM telematika dengan tujuan untuk mengatasi
kesenjangan digital, kesenjangan informasi dan meningkatkan kemandirian
masyarakat dalam pemanfaatan teknologi informasi dan komunikasi secara efektif
dan optimal.
2. Jelaskan
motif-motif gangguan yang terjadi pada layanan telematika!
Berikut motif-motif
gangguan yang terjadi pada layanan telematika :
1) Interruption adalah
suatu aset dari suatu sistem diserang sehingga menjadi tidak tersedia atau
tidak
dapat dipakai oleh yang berwenang.
2) Interception adalah
suatu pihak yang tidak berwenang mendapatkan akses pada suatu aset. Pihak
yang
dimaksud bisa berupa orang, program, atau sistem yang lain.
3) Modification adalah
suatu pihak yang tidak berwenang dapat melakukan perubahan terhadap
suatu asset.
4) Fabrication adalah
suatu pihak yang tidak berwenang menyisipkan objek palsu ke dalam sistem.
3. Jelaskan
satu contoh metode pengamanan terhadap layanan telematika!
Sebuah metode browsing
jaringan disediakan untuk browsing video atau audio data yang di tembak oleh
sebuah IP. Jaringan video atau audio metode browsing sesuai mencangkup
langkah-langkah dari :
1) Menjalankan sebuah program
aplikasi komputer lokal untuk mendapatkan kode identifikasi yang
disimpan dalam
kamera IP.
2) Transmisi untuk
mendaftarkan kode identifikasi ke DDNS (Dinamic Domain Name Server) oleh
program aplikasi.
3) Mendapatkan kamera IP
pribadi alamat dan alamat server pribadi sehingga pasangan IO kamera dan
kontrol kamera IP melalui kamera IP pribadi.
4) Kopel ke layanan server melalui alamat
server pribadi sehingga untuk mendapatkan video atau
audio dari yang ditembak
oleh kamera IP, dimana server layanan menangkap video atau audio data
yang ditembak oleh kamera IP melalui Internet.
Sumber
:
Hasumi-kun to Hasumi-san Bahasa Indonesia (One Shot)
Alternative Name : Hasumi-kun and Hasumi-san
Genre(s) : Comedy, One Shot, Romance, School Life
Author(s) : Kazushiro
Artist(s) : Kazushiro
Status : Completed
Link Download
GoogleDrive | Solidfiles | Dropbox (8.25 MB)
Pengunjung yang baik akan meninggalkan jejak. Tinggalkan jejak dengan memfollow blog ini. Terima kasih (^-^)v
Anomaly Detection
Anomaly
detection adalah sistem pendeteksi penyimpangan yang mendeteksi perilaku tidak
lazim yang terjadi dalam host atau network. Pendeteksian penyimpangan ditemukan
saat adanya perilaku tak lazim yang tidak sesuai dari profil atau kebiasaan
user yang telah dikumpulkan melalui historis. Pendeteksian penyimpangan ini
dibagi menjadi 2, yakni :
1) Host
based intrusion detection system, mampu mendeteksi hanya
pada host tempat implementasi IDS.
2) Network based intrusion detection system, mampu mendeteksi seluruh host yang berada satu jaringan dengan host implementasi IDS tersebut.
2) Network based intrusion detection system, mampu mendeteksi seluruh host yang berada satu jaringan dengan host implementasi IDS tersebut.
Salah satu contoh softwarenya yaitu Internet
Security System v.3.6 (ISS.BlackICE.PC.Protection.v3.6). Cara kerja dari
software ini dengan melindungi firewall pribadi atau mengidentifikasi dan
menghalangi aktivitas berbahaya sebelum dapat mencapai komputer.
Pengidentifikasian penyerangan dan jenis serangannya tidak hanya berdasarkan
nama, melainkan dengan memeriksa isi dari setiap paket, mencari kode
tersembunyi yang personal firewall tidak dapat mendeteksi, melindungi dari
serangan bahkan dari orang yang terpercaya melalui alamat IP dinamis dan
memblokir port.
Dari
cara kerja software ini, memiliki fungsi untuk pendukung aspek keamanan komputer.
Aspek keamanan komputer yang didukung ini adalah integrity. Karena software ini
digunakan untuk melindungi data dari kemungkinan chpertext dari enskripsi yang
berubah. Contohnya penyerangan integritas ketika sebuah email dikirimkan
ditengah jalan disadap dan diganti isinya, sehingga email yang sampai ketujuan
sudah berubah. Oleh sebab itu perlindungan pada host atau network sangat
dibutuhkan.


