Tampilkan postingan dengan label Etika dan Profesionalisme TSI. Tampilkan semua postingan
Etika dan Profesionalisme (Tugas 3)
1. Jelaskan profesi apa saja yang
berkaitan dengan teknologi sistem informasi!
Jawab :
Secara
umum, pekerjaan dibidang teknologi informasi terbagi dalam 4 Kelompok:
a) Software
(Perangkat lunak)
Mereka
yang menggeluti dunia software adalah mereka yang merancang sistem operasi
database atau sistem aplikasi. Pekerjaan yang terkait dengan bidang ini
misalnya:
- Sistem
analis: bertugas untuk menganalisa sistem yang akan diimplementasikan.
Mulai dari menganalisa kelebihan dan kekurangan sistem yang ada hingga studi
kelayakan untuk sistem yang akan dikembangkan.
- Programmer:
orang yang bertugas untuk melakukan implementasi rancangan sistem analis, yaitu
membuat program sesuai dengan sistem yang dianalisa.
- Web
Designer: bertugas untuk melakukan perencanaan, termasuk studi kelayakan,
analisa dan desain suatu proyek pembuatan aplikasi berbasis web.
- Web
Programmer: memiliki tugas untuk mengimplementasikan rancangan web designer,
dengan membuat program berbasis web sesuai dengan desain yang dirancang
b) Hardware
( Perangkat keras)
Pekerjaan
yang terkait dengan bidang ini adalah:
- Technical
engineer: menangani masalah teknik, baik dalam pemeliharaan maupun perbaikan
perangkat sistem komputer.
- Networking
engineer: bekerja di bidang teknis jaringan komputer, mulai dari maintenance
sampai troubleshooting.
c) Operasional
Sistem Informasi
Jenis
pekerjaan yang terkait dengan bidang ini adalah :
- EDP
Operator: bertugas untuk menjalankan program yang berhubungan dengan electronic
data processing dalam lingkungan perusahaan.
- System
administrator: bertugas melakukan administrasi dan pemeliharaan dalam sistem,
memiliki wewenang untuk mengatur hak akses terhadap sistem dan hal-hal yang
terkait dengan pengaturan operasional.
- MIS
Director: personel dengan wewenang tertinggi dalam sebuah sistem informasi.
Tugas utamanya adalah melakukan pengelolaan terhadap sistem secara menyeluruh,
baik dari segi perangkat keras, perangkat lunak, dan SDM nya.
d) IT
Business Development
Dengan
jenis pekerjaan yang diidentifikasikan oleh pengelompokan kerja diberbagai sektor
industri teknologi informasi.
2. Apa
peranan orang yang berprofesi dibidang teknologi informasi dalam perkembangan
teknologi informasi? Jelaskan!
Jawab
:
Peranan
orang yang berprofesi dibidang teknologi informasi dalam perkembangan teknologi
informasi pastilah banyak. Misalkan saja untuk profesi web programmer, memiliki
peranan sebagai pembuat web untuk suatu perusahaan, usaha kecil, kelompok
ataupun individu. Web yang mereka buat dapatlah menentukan bagaimana kepribadian
si pemilik (pembeli jasa pembuatan web). Contoh saja web programmer membuatkan
sebuah web usaha makanan, dan web tersebut dapat menentukan kelangsungan dari
usaha tersebut, akan kah laris atau tidak.
3. Berikan
contoh dari sikap profesionalisme yang berkaitan dengan pemanfaatan teknologi
sistem informasi baik sebagai pengguna maupun sebagai pembuat!
Jawab
:
Contoh
sikap profesionalisme pemanfaatan TSI sebagai pengguna :
- Menggunakan
teknologi sesuai dengan aturan dan hokum yang ada.
- Tidak
menggunakan teknologi untuk hal negative
seperti mencuri data orang lain.
Contoh
sikap profesionalisme pemanfaatan TSI sebagai pembuat :
- Membuat
sesuatu mengenai teknologi yang sesuai dengan permintaan.
- Membuat
sesuatu mengenai teknologi yang bermanfaat dan tidak merugikan pihak lain.
Etika dan Profesionalisme (Tugas 2)
1. Jelaskan
motif-motif yang mendasari penyalahgunaan etika dalam teknologi sistem
informasi sehingga menyebabkan seseorang atau pihak lain terganggu!
- Motif intelektual yaitu kejahatan yang dilakukan
hanya untuk kepuasan pribadi dan menunjukkan bahwa dirinya telah mampu untuk
merekayasa dan mengimplementasikan bidang teknologi informasi. Kejahatan dengan
motif ini pada umumnya dilakukan secara individu.
- Motif ekonomi, politik, dan criminal yaitu
kejahatan yang dilakukan untuk keuntungan pribadi atau golongan tertentu yang
berdampak pada kerugian secara ekonomi dan politik pada pihat lain. Kejahatan dengan
motif ini pada umumnya dilakukan secara korporasi atau kelompok.
2. Tindakan
apa yang harus dilakukan untuk mengatasi gangguan akibat penyalahgunaan etika
dalam teknologi sistem informasi!
Karena banyaknya tindak kejahatan dalam
penyalahgunaan teknologi sistem informasi, maka dari itu kita perlu melakukan
beberapa tindakan pengamanan. Berikut beberapa tindakan yang dapat dilakukan
untuk mengatasi gangguan tersebut :
- Mengganti password secara berkala.
- Menggunakan security software yang terbaru dan
baik.
- Cek alamat tautan/URL.
- Tidak mengekspos data diri pribadi ke internet.
3. Sebutkan
dan jelaskan salah satu contoh kasus yang terjadi dalam kehidupan sehari-hari
yang berkaitan dengan penyalahgunaan etika dalam etika teknologi sistem
informasi!
Salah satu contoh kasus yang terjadi yaitu kasus
hacking. Modus ini biasanya dilakukan untuk menipu atau mengacak-acak data
sehingga pemilik aslinya tidak dapat mengaksesnya kembali. Contohnya menghacking
akun social media orang lain sehingga pemilik akun tidak dapat membukanya
kembali atau menyebarkan data pemilik akun secara bebas tanpa izin.
Sumber :
https://praptoprasojo.wordpress.com/author/praptoprasojo/
http://indonesiakuindonesia.blogspot.co.id/2015/04/contoh-kasus-cybercrime-di-indonesia.html
Sumber :
https://praptoprasojo.wordpress.com/author/praptoprasojo/
http://indonesiakuindonesia.blogspot.co.id/2015/04/contoh-kasus-cybercrime-di-indonesia.html
Etika dan Profesionalisme
Tugas 1 Etika dan
Profesionalisme TSI
1. Jelaskan
faktor-faktor apa saja yang menyebabkan terjadinya pelanggaran etika dalam
teknologi sistem informasi!
Salah satu faktor
penyebab pelanggaran etika dalam teknologi sistem informasi adalah makin
merebaknya penggunaan internet. Jaringan luas komputer tanpa disadari para
pemiliknya di sewakan kepada spammer (penyebar email komersial) froudster
(pencipta setus tipuan), dan penyabot digital.
Terminal2 jaringan
telah terinfeksi virus komputer, yang mengubah komputer menjadi zombie
contohnya di bandung banyak warnet yang menjadi sarang kejahatan komputer. Faktor
lain yang menjadi pemicu adalah makin merebaknya intelektual yang tidak
beretika.
Faktor penyebab pelanggaran kode etik profesi teknologi
informasi :
1)
Tidak
berjalannya control dan pengawasan dari masyarakat.
2)
Organisasi
profesi tidak di lengkapi denga sarana dan mekanisme bagi masyarakat untuk
menyampaikan keluhan.
3)
Rendahnya
pengetahuan masyarakat mengenai substansi kode etik profesi, karena buruknya
pelayanan sosialisasi dari pihak prepesi sendiri.
4)
Belum
terbentuknya kultur dan kesadaran dari para pengemban profesi IT untuk menjaga
martabat luhur profesinya.
5)
Tidak
adanya kesadaran etis da moralitas diantara para pengemban profesi TI untuk
menjaga martabat luhur profesinya.
2. Bagaimana
cara untuk mengurangi pelanggaran etika dalam teknologi sistem informasi,
jelaskan!
Dengan
beberapa cara, pelanggaran etika dalam teknologi sistem informasi dapat
dikurangi, yaitu :
1)
Mempertimbangkan pemakaian teknologi
informasi dalam pendidikan, khususnya untuk anak dibawah umur yang masih harus
dalam pengawasan teknologi informasi dan menganalisis untung rugi pemakaiannya.
2)
Untuk mencegah kecanduan, orang tua perlu
membuat kesepakatan dengan anak soal waktu pemakaian komputer. Sehingga pada
usia yang lebih besar, diharapkan anak sudah dapat mengatur waktu dengan baik.
3)
Tidak menjadikan teknologi informasi sebagai
media atau sarana satu-satunya dalam pembelajaran. Misalnya tidak hanya
mendownload e-book, tetapi masih tetap membeli buku-buku cetak, tidak hanya
berkunjung ke digital library namun juga masih berkunjung ke perpustakaan.
3. Berikan
contoh pelanggaran eteknologi informasia teknologi sistem informasi dalam
kehidupan sehari-hari bagaimana cara penanggulangannya!
Contoh
kasus :
Dengan
berkembangnya teknologi informasi saat ini, hal apapun kini harus menggunakan
email untuk pendaftaran atau melakukan hal lainnya seperti pembayaran kebutuhan
sehari-hari. Memberitahukan seseorang tentang password pribadi milik orang lain
yang merupakan akun yang tidak dapat dipindah-tangankan. Sehingga akun dapat
disalah gunakan sebagai tindak kejahatan.
Penanggulangannya
:
Dengan
menjaga kerahasiaan password akun sehingga tidak disalah gunakan. Jangan pernah
mencatat password akun penting ditempat yang mudah orang lain lihat, jangan
memberi tahukan password ke orang lain baik itu orang terpercaya ataupun tidak
dan gunakan pengamanan ganda pada akun yang bersangkutan.

