Tampilkan postingan dengan label Bahasa Indonesia 1. Tampilkan semua postingan
Komputer pada Anak
Seiring berjalannya waktu, teknologi
dunia semakin maju. Perkembangan ini tidak hanya dirasakan oleh orang dewasa
tetapi anak-anak juga sudah bisa merasakannya. Beberapa teknologi maju yang
bisa dipergunakan oleh anak-anak seperti handphone
(telepon genggam), komputer, video game dan
lainnya. Saya akan membahas salah satunya yaitu mengenai teknologi komputer
pada anak-anak.
Di jaman sekarang komputer bukan
lagi disebut barang mewah karena sudah banyak orang yang memiliki komputer di
rumahnya, seperti komputer biasa atau komputer yang bisa di bawa kemana saja (computer portable) yang biasa disebut laptop. Setiap rumah sekarang sedikitnya
mempunyai satu jenis komputer. Komputer memiliki banyak kegunaan untuk
kehidupan sehari-hari, seperti untuk bekerja, mengerjakan tugas atau hanya
hiburan.
Komputer dalam bahasa inggris dapat
diartikan sebagai tukang hitung. Komputer awalnya diciptakan untuk menghitung
tetapi karena semakin berkembangnya komputer tidak lagi digunakan hanya untuk
berhitung. Komputer sekarang dapat digunakan untuk menyimpan dan mencetak data.
Pekerjaan yang dilakukan menggunakan komputer dapat selesai dengan cepat, oleh
karena itu komputer saat ini dapat dimanfaatkan untuk belajar di sekolah atau
lembaga lainnya (Ajen, 2006).
Di sekolah saat ini komputer
dijadikan sebagai salah satu mata pelajaran yang diajarkan mulai dari sekolah
dasar hingga sekolah menengah. Di sekolah dasar anak-anak hanya diajarkan
dasar-dasar penggunaan komputer. Di sekolah menengah anak-anak diajarkan
tingkat lanjut mengenai komputer. Anak-anak yang sudah diperkenalkan dengan
komputer sejak kecil itulah yang dapat menimbulkan banyak dampak baik maupun
buruk.
Dampak yang didapat pada anak-anak
tersebut diperoleh dari perkembangan bagaimana anak itu sendiri menyikapinya. Anak-anak
yang mendapatkan dampak baik dari komputer dikarenakan mereka dapat berkembang
menjadi lebih baik saat menggunakan komputer. Dampak yang diterima mereka juga
didapat dari lingkungan sekitarnya. Lingkungan yang baik dapat mengajarkan
kepada anak bagaimana cara menggunakan dan memanfaatkan komputer dengan baik
untuk masa depan mereka. Pengaruh lingkungan tersebut dapat mempengaruhi aspek
fisik, emosi, inteligensi maupun sosial seperti yang terdapat pada teori
perkembangan anak (Army, 2005).
Dampak baik dan buruk selalu ada
dalam segala hal, walaupun seperti itu jangan pernah melarang anak untuk
mempelajarinya, cukup batasi dan awasi setiap langkahnya. Memperkenalkan
komputer sejak usia dini juga merupakan langkah tepat untuk membantu anak
mencapai IPTEK yang lebih tinggi dimasa mendatang. Pengenalan komputer sejak
usia dini dapat menumbuhkan rasa keingintahuan akan perkembangan teknologi
lainnya, sehingga anak dapat mencari tau dan belajar mengenai komputer dan
teknologi lainnya. Anak yang sudah menanamkan pola pikir demikian dapat menjadi
manusia yang bermanfaat di masa mendatang (Yudha, 2010).
Komputer dijadikan media
pembelajaran anak dikarenakan dengan komputer anak dapat mempelajari hal lain
yang tidak diajarkan di sekolah. Contohnya pada Game Shopping Time yang terdapat pada situs Internet. Game tersebut
mengajarkan anak tentang pengenalan uang dengan cara berbelanja. Tujuan dari game tersebut yaitu anak-anak dapat
bertanggungjawab dengan uang jajan yang diberikan oleh orang tua mereka. Pembelajaran
yang dimasukkan ke dalam game bisa berupa pengenalan angka, cara
berhitung, pengenalan warna, pengenalan huruf, pengenalan benda dan sebagainya
sehingga anak akan merasa senang dengan sarana belajar sambil bermain (Galih,
2013).
Pada Gambar 1 dapat diketahui bahwa
penggunaan komputer pada setiap tahunnya mengalami kenaikan. Kenaikan
penggunaan komputer tertinggi terdapat pada tahun 2013 untuk belajar.
Penggunaan komputer untuk bekerja dan bermain memiliki kesamaan hasil pada
tahun 2010, 2011, dan 2013. Pada tahun 2011 dan 2012 penggunaan komputer untuk
bermain tidak mengalami kenaikan atau penurunan.
Pada hasil Gambar 1 terbukti bahwa
penggunaan komputer lebih banyak menghasilkan dampak baik dari pada dampak
buruknya. Pelarangan anak menggunakan komputer yang beralasan banyak
menghasilkan dampak buruk tidaklah dapat digunakan lagi. Ketakutan orang tua
akan dampak buruk komputer bagi anak dapat diatasi dengan cara terus mengawasi
dan batasi anak dalam penggunaannya. Batasi waktu, keadaan lingkungan dan
penggunaannya berdasarkan manfaatnya, sehingga penggunaan komputer dapat
memberikan dampak baik kepada anak untuk masa mendatang.
DAFTAR PUSTAKA
Dianawati,
Ajen. (2006). Belajar Komputer Untuk Anak. Jakarta: WahyuMedia.
Yudhanto,
Yudha, dkk. (2010). Panduan Pintar Komputer. Yogyakarta: IndonesiaTera.
Hermawan,
Galih. 2013, ‘Game Shopping Time’. Jurnal Ilmiah Komputer dan Informatika, Vol
2, No 1, pp 55-60.
Widyastuti, Army, dkk. 2005, ‘Pengaruh Pengenalan Komputer Pada Perkembangan
Psikologi Anak: Studi Kasus Taman Balita Saliman Al Farisi’. Seminar Nasional Aplikasi
Teknologi Informasi 2005, Vol 1, No 1, pp 61-63.
Membuat Kutipan dari Buku dan Jurnal
Sistem
Informasi dalam Perusahaan atau Organisasi
Bagi
sebuah organisasi peranan informasi sangat penting karena suatu sistem yang
tidak mendapatkan informasi dapat melemahkan kegiatannya untuk mencapai tujuan
dalam organisasi tersebut. Informasi adalah hal yang paling mendasar untuk
peningkatan mutu. Tanpa informasi yang akurat maka keputusan yang dihasilkan
oleh sebuah perusahaan atau organisasi hanya berdasarkan asumsi dan intuisi
yang kemungkinan besar akan bias (Simanjuntak,
2014).
Seiring dengan perkembangan
teknologi informasi yang terus maju, sebuah perusahaan dituntut agar dapat
beradaptasi dengan cepat. Penerapan teknologi yang tepat dibutuhkan untuk
perkembangan suatu organisasi atau perusahaan agar dapat berkompetisi.
Teknologi informasi tidak hanya digunakan untuk penerapan sistem baru tetapi
dapat juga di gunakan untuk perbaikan sistem lama (Meiliana, 2014).
Sistem informasi memberikan dukungan
kepada para anggota staff, professional, manajer dan semua orang yang melakukan
pengambilan keputusan (informasi dalam praktik) di dalam organisasi. Sistem
informasi yang tidak digunakan secara efektif dapat membuat organisasi tersebut
tidak akan bisa bersaing dengan organisasi lainnya. Kemajuan-kemajuan teknologi
di bidang sistem informasi memberikan peluang strategis untuk melewati pesaingnya
(Schell, 2008).
Sistem perusahaan (enterprise resorce) biasa dikenal
sebagai sistem perencanaan sumber daya perusahaan yang menyediakan suatu
peranti lunak yang terintegrasi dan basis data pusat yang sama untuk membuatnya
menjadi mungkin. Sistem perusahaan dapat membantu sebuah perusahaan untuk
berkomunikasi banyak basis data dan sistem yang ada. Basis data mengumpulkan
data dari berbagai bagian dan departemen pada sebuah perusahaan (Laudon, 2008).
Daftar Pustaka
Simanjuntak, Ottow Jeffry. 2014, ‘Perancangan
Ulang Sistem Informasi Pengelolaan Pengaduan Masyarakat Pada Program Nasional Pemberdayaan
Masyarakat Mandiri Perkotaan Dan Program Pengentasan Kemiskinan Di Perkotaan
Lanjutan’. Informatika
Komputer, Volume 19, No 3, pp 41-53.
Meiliana. 2014, ‘Alisis Dan Perancangan Sistem
Informasi Penjadwalan Dan Manajemen Training Pada Software Laboratory Center
Universitas Bina Nusantara’. Sistem Informasi, Vol 16, No 1, pp 672-678.
Raymond McLeod, Jr
dan George P. Schell. (2008). Sistem Informasi Manajemen Edisi 10. Jakarta: Salemba Empat.
Laudon, Kenneth C dan Jane P.Laudon. (2008). Sistem Informasi Manajemen Edisi 10 Buku 2. Jakarta:
Salemba Empat.
Membuat Narasi dari Gambar dan Tabel
Pada Gambar 1 dapat diketahui untuk
mendapat hasil riset (survey) tersebut
diperlukan 100 orang penjawab (responden).
Pada tahun 2012 dan 2013 pemilihan tema tertinggi yaitu web desain dan terendah
yaitu basis data. Pada tahun 2014 pemilihan tema tertinggi yaitu android dan
terendah yaitu basis data.
Pada setiap tahunnya pemilihan tema
android selalu mengalami kenaikan. Pemilihan tema web desain mengalami
penurunan yang cukup banyak pada tahun 2014. Pada tahun 2013 pemilihan tema
basis data mengalami penurunan, sedangkan pada tahun 2014 mengalami kenaikan
yang cukup banyak.
Pada pembuatan Tabel 1 data
didapatkan dari data kehadiran (absensi) setiap
kelas. Total kehadiran mahasiswa terbanyak terdapat pada mata kuliah Sistem Berbasis
Pengetahuan pada minggu ke-1. Total kehadiran mahasiswa terdikit terdapat pada
mata kuliah Sistem Basis Data 1 pada minggu ke-2.
Kehadiran mahasiswa kelas 3KA09 dan
3KA11 mengalami penurunan pada mata kuliah Sistem Basis Data 1 pada minggu ke-2.
Pada 3KA11 disetiap mata kuliahnya mengalami penurunan kehadiran mahasiswa pada
minggu ke-2. Pada mata kuliah Sistem Berbasis Pengetahuan tidak mengalami
penurunan ataupun kenaikan diminggu ke-2.




